• telepon
  • Telp : 0852.3161.2096
  • telepon
  • SMS : 0852.3161.2096
  • sms
  • WA : 0852.3161.2096
  • bbm
  • PIN BB: -

Buku Tafsir Kebahagiaan Toko Buku Aswaja Surabaya

Buku Tafsir Kebahagiaan Toko Buku Aswaja Surabaya

Buku Tafsir Kebahagiaan Toko Buku Aswaja Surabaya

TAFSIR KEBAHAGIAAN
Tuntunan Al Qur'an Menyikapi Cobaan dan Kesulitan Hidup
Penulis : Dr. Ahsin Sakho Muhammad
Penerbit : Qaf Media
Tebal : 183 Halaman
Harga : Rp 45.000
Info Pemesanan : 085231612096
Buku ini menggali inspirasi dari ayat-ayat suci tentang bagaimana kita menyikapi keadaan yang kita hadapi. Bagaimana Al-Qur’an memberikan pemahaman kepada kita tentang penderitaan, musibah, dan kebahagiaan? Apa saja sebab terjadinya musibah dan malapetaka? Apakah bencana yang terjadi itu akibat dosa kita atau bagian dari hukum alam? Apa yang dibicarakan Al-Qur’an tentang karakter positif, rahasia waktu, kenikmatan silaturahim demi kebahagiaan dan kesejahteraan manusia?

Dengan menggunakan metode tafsir tematik—sang mufasir memilih topik tertentu kemudian menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan topik tersebut—Syekh Dr. Ahsin Sakho Muhammad berusaha mengundang Al-Qur’an untuk berbicara secara langsung mengenai problem yang kita hadapi sehari-hari.

Bila Allah Bersumpah dengan Waktu
Dalam Al-Qur’an kita jumpai banyak sumpah dengan waktu. Allah bersumpah dengan waktu fajar dan malam-malam sepuluh (al-Fajr: 1-2); waktu malam dan waktu subuh (at-Takwir:17-18), waktu dhuha dan waktu malam (ad-Dhuha: 1-2), waktu malam dan waktu siang (al-Lail: 1-2), cahaya merah pada waktu senja dan waktu malam (al-Insyiqaq: 16-17). Yang paling populer, Allah juga bersumpah dengan waktu asar: ”Demi waktu asar atau demi masa” (al-‘Ashr: 1). Jika Allah bersumpah dengan ciptaan-Nya—baik benda, waktu, atau lainnya—maka Allah menghendaki agar manusia memperhatikan, memikirkan, menghayati sesuatu yang dijadikan sumpah oleh-Nya itu. Jika Allah bersumpah dengan waktu maka kita perlu berpikir bagaimana waktu itu bisa terjadi, dan kenapa Allah menciptakan waktu-waktu tersebut. Imam Qusyairi mengatakan, jika Allah bersumpah dengan sesuatu maka pada sesuatu itu pasti ada dua hal: keutamaan dan kemanfaatan (“al-Itqân”: 4/53). Waktu adalah ciptaan Allah. Waktu tercipta karena pergerakan benda-benda di langit, yaitu karena pergeseran matahari di alam raya, sementara bumi mengelilinginya. Matahari, bumi, dan planet-planet yang lain adalah ciptaan Allah. Allahlah yang memperjalankan semua benda-benda langit itu tanpa ada bentrokan antara satu dengan lainnya. Semua itu bertujuan agar manusia memperhatikan dua hal: Sang Pencipta waktu tersebut dan bagaimana manusia menggunakan waktu yang diciptakan Allah itu dengan tepat dan benar untuk kepentingan mereka, baik urusan dunia maupun akhirat.

Waktu yang kita lewati tidak akan kembali seperti sediakala. Setiap hari kita bertemu dengan pagi yang sama, sore yang sama, malam yang sama, tapi pagi hari ini berbeda dengan pagi hari kemaren. Waktu yang telah diberikan Allah kepada kita bukanlah sesuatu yang bebas kita gunakan, melainkan harus ada pertanggungjawabannya. « لا تزول قدما عبد يوم القيامة حتى يسأل عن أربع ، عن عمره فيما أفناه ، وعن علمه ما عمل به ، وعن ماله من أين اكتسبه ، وفيما أنفقه ،

Produk Lainnya Buku Jalan Hamba Menuju Pintu Takwa

Buku Tafsir Kebahagiaan Toko Buku Aswaja Surabaya

Produk terkait:

Share dengan teman:
 
Created @ 2011 - Toko Buku Aswaja Surabaya
Siwalankerto Tengah, Surabaya
Template by : Creating Website
Modified by Daud Zakaria